EKSPEDISI  HILAL DI PUNCAK DARMA, SUKABUMI

IMG-20160803-WA0044[1]

Ekspedisi Hilal #1 dimulai pada hari selasa tanggal 2 agustus 2016 sampai tanggal 4 agustus 2016. Perjalanan ini dimulai dari  Komplek Kinagara yang terletak di daerah Ciganitri. Saya berangkat kesana bersama ust. Miftah guru ilmu falak dari Manba’ul Huda boncengan menggunakan motor. Lalu, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan mobil beserta 4 orang lainnya dari Team MATRA. Ekspedisi kali ini berlangsung berkat bekerja sama dengan perusahaan  BIO FARMA sebagai sponsor kegiatan ekspedisi hilal.

Kemudian, pada pukul 14.00 kami mulai berangkat ketempat tujuan. Perjalanan yang cukup jauh, serta jalanan yang berkelok-kelok membuat saya tak kuasa malawan kantuk. saya baru terbangun dan ternyata kami sudah sampai di daerah Sukalarang, Sukabumi pada pukul 16.20.  beberapa menit kemudian kami pun sampai di transit pertama atau tempat peristirahatan pertama di villa perumahan LA PALMA, Sukabumi. Disana kami beristirahat sebentar sambil makan makan karena ruparupanya perjalanan masih cukup jauh.  Berkesempatan singgah di villa yang didukung dengan pemandangan perkebunan yang indah, membua kami tergiur untuk mengabadikannya.

Setelah sholat isya kami melanjutkan perjalanan menuju tujuan yang masih jauh tersebut. Dan akhirnya kami pun sampai di transit kedua pada pukul 23.05. disana  kami beristirahat untuk melakukan pengamatan hilal pada hari esoknya. Kemudian pada pukul 08. 00, kami melanjutkan perjalanan menuju tempat pengamatan. Namun sebelum kesana, kami pergi terlebih dahulu ke sebuah tempat yang tinggi yang disebut Panenjoan. Disana kami bisa melihat pemandangan yang indah dengan hamparan teluk dan gunung yang membuat tempat tersebut menjadi sangat indah dipandang. Namun disana kami hanya sebentar, karena perjalanannya masih jauh sekitar satu jam perjalanan lagi. Lalu,  kami pergi terlebih dahulu ke pantainya dan jalurnya itu berliku liku yang tajam. Akhirnya kami pun sampai disana, dan kami melihat ada sebuah peternakan ikan sidat. Ikan tersebut sangat mahal harganya karena ia langka untuk ditemukan. Ia hidup di sungai namun bertelur dilaut kalau sudah besar ia akan kembali ke sungai. Peternakan ikan tersebut tidak terlalu luas wilayahnya. Disana juga terlihat pemandangan yang indah dari pantai dan gunung yang terdapat ditebingnya dua curug atau air terjun.

Disana kami hanya beristirahat sebentar, lalu meneruskan perjalanan ke tempat tujuan yang pasti yaitu ke sebuah puncak gunung yang bernama Puncak Darma. untuk sampai kesana kami harus menaiki ojek karena jalurnya agak rusak dengan dipenuhi lubang lubang dan batuan batuan yang agak besar ditambah lagi dengan jalurnya yang menanjak, sampai sampai ojek yang saya naiki mogok ditengah jalan sehingga saya harus naik ojek yang lain. Ketika sampai disana, kami langsung disambut dengan pemandangan  yang sangat indah.

Jam lima sore, kami mulai memasang teleskop untuk melihat hilal sambil menikmati sunset yang indah. Waktu terbenam pun akhirnya tiba, dan itulah waktunya untuk hilal Nampak menandakan awal bulan baru di Kalender Hijriyyah. Namun pada saat itu sang hilal terhalangi oleh awan. Walaupun begitu, kami tetap bahagia karena dapat melihat pemandangan yang indah ditempat tersebut. Tidak lama kemudian kami pun bergegas untu pulang dari puncak ketampat transit yang kedua tadi dengan keadan alam yang cukup gelap. Pada saat naik ojek dari puncak turun kebawah, kami merasa takut karena diperjalanan itu tidak penerangan sedikit pun, hanya lampu dari motor itu saja yang ada. Dengan izin Alloh kami selamat dan langsung menaiki mobil. Pada saat ditengah perjalanan salah satu ban mobil itu bocor, sehingga kami menunggu dul hingga benar kembali. Pada saat menunggu itu, kami melaksanakan sholat jama’ qoshor. Setelah ban itu benar kembali, kami melanjutkan perjalanan. Ditransit kedua itu, kami memutuskan untuk langsung pulang saja ke bandung tanpa harus pergi ke transit pertama terlebih dahulu. Kami mulai bernagkat dari transit kedua itu dari jam 21.00 dan tiba dibandung pukul 02.00 shubuh. Kemdian, saya dan ust. Miftah pulang ke Manba’ul Huda dengan menaiki motor beliau. Lalu kami beristirhat di masjid sampai adzan shubuh berkumandang.

by Muhamad Farhan Assauri

Program HAMAS (Hari Makan Sehat) #1

hamas1

Alhamdulillah wa syukurillah, pada awal semester tahun pelajaran baru 2016/2017 kali ini, program HAMAS (Hari Makan Sehat) dengan menu bulan ini yakni Roti Keju dan Susu Murni dapat terlaksana. Bahkan hadirnya program ini  bukan hanya dapat dinikmati oleh santri sahaja demikian pun dengan asatidz dan balita juga manula warga sekitar dapat menikmatinya.

hamas2

Program ini semula digagas berdasarkan masalah keseharian santri yang memiliki jadwal kegiatan yang padat, sehingga sering menafikan aspek kesehatan dan serta asupan gizi yang memadai. Seiring dengan program HAMAS, mulai dari tahun ajaran ini pula, santri dihimbau agar membawa perbekalan makanan dan minuman dari rumahnya masing-masing. Selain  urusan ketahanan kesehatan dan gizi pula program ini bermaksud untuk meminimalisir sampah jajanan dilingkungan madrasah.

Semoga melalui kegiatan HAMAS ini, apa yang diharapkan serta yang diselenggarakan sekiranya dapat memenuhi harapan dan tujuan dalam mewujudkan santri yang sehat nan berkah.

#untukmadrasahsehatnanberkah

 

 

Demi Menegaskan Kembali Visi dan Misi, MASANDA Mengadakan Sosialisasi dan Rapat Kegiatan Tahunan Bersama Orang Tua Santri

Sabtu, 23 Juli 2016 menjadi waktu yang dipilih oleh pihak MASANDA untuk mengumpulkan orang tua santri dalam rangka sosialisasi program kegiatan tahunan selama tahun ajaran 2016-2017. Selain sosialisasi program, pada rapat kali ini juga menjadi ajang untuk pemilihan ketua komite madrasah.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dibuka oleh Ketua Pelaksana Kegiatan Rapat yang sekaligus juga Wakil Kepala Madrasah bidang Humas, Huzaeni Ridwan, M.Pd.I. Setelahnya, Kepala Madrasah Mu’allimin Manba’ul Huda, Rosihan Fahmi, M.Hum., memberikan sambutannya sekaligus memaparkan kondisi objektif MASANDA secara umum. Pada salah satu kalimat sambutannya, beliau menyatakan bahwa MASANDA masih membutuhkan dana belasan milyar untuk merampungkan gedung ini. Beliau juga menitipkan agar semua pihak yang hadir turut mendoakan agar gedung MASANDA ini segera selesai pembangunannya agar kegiatan pembelajaran bisa dilakukan secara maksimal.

DSCF3045

Sosialisasi selanjutnya adalah tentang kegiatan tahunan dari setiap bidang yang ada. Tidak banyak perubahan yang terjadi pada tahun ajaran kali ini dibandingkan dengan tahun ajaran sebelumnya. Adapun beberapa perubahan dan tambahan kegiatan yang terjadi khusus untuk tahun ajaran 2016-2017 adalah sebagai berikut:

DSCF3075

Suasana Rapat dan Sosialisasi Kegiatan Tahunan MASANDA Tahun Ajaran 2016-2017

  1. Seluruh santri dan asatidz diwajibkan untuk memunyai wudlu terlebih dahulu sebelum kegiatan KBM berlangsung. Jika santri atau asatidz yang bersangkutan batal, maka harus berwudlu kembali.
  2. KBM tidak akan berlangsung jika masih ada sampah di ruangan kelas.
  3. Santri dan Asatidz tidak diperkenankan menggunakan sepatu ke dalam ruangan kelas, atau harus membuka sepatunya ketika akan masuk kelas.
  4. Setiap santri diwajibkan membawa makanan dan minuman sendiri dari rumah. Hal ini sebagai bentuk untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga asupan gizi.
  5. Tidak ada kegiatan UTS di kelas dalam arti mengerjakan soal. Sebagai penggantinya adalah tugas berbasis proyek. Setiap mata pelajaran berkolaborasi untuk kegiatan proyek ini.
  6. Khusus untuk lulusan SMP, akan ada kegiatan Takhosus untuk pemantapan pelajaran keagamaan.
DSCF3095

Huzaeni RIdwan, M.Pd.I dan Uden Wilden, S.Pd.I, sedang memaparkan program kegiatan tahunan (PSB dan Kesiswaan)

Agus, orang tua dari Syifa Sri Yogaswara mengatakan bahawa kegiatan ini sangat bagus, dan pemaparan dari setiap bidang sudah sangat rinci dan terprogram. Beliau juga berharap agar sarana dan prasarana harus ditingkatkan kembali karena jumlah santri yang sudah mulai banyak. Senada dengan Atie, orang tua dari Annida Izzatul Islam, beliau menyatakan bahwa acara sosialisasi program tahunan ini sangat bagus karena nantinya setiap orang tua akan mengetahui kegiatan apa saja yang dilakukan oleh anaknya di MASANDA. Di akhir pembicaraan, beliau menyampaikan doa agar MASANDA bisa menjadi madrasah yang unggul di kota Bandung dan menjadikan santri-santrinya sebagai orang yang sukses dan berkualitas.

“Semoga Mu’allimin Manba’ul Huda bisa menjadi sekolah terbaik di antara sekolah yang lainnya khususnya di kota Bandung, dan mudah-mudahan juga santri-santri mu’allimin manba’ul huda bisa menjadi orang yang sukses dan berkualitas”

Atie, Orang Tua Annida Izzatul Islam

Orang tua Fajrian Fatan Abdillah, Rika Arlianti mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Beliau mengatakan bahwa dengan adanya rapat ini, komunikasi antara orang tua dan pihak sekolah dapat terjalin dengan baik, sehingga ketika ada masalah, orang tua bisa langsung mengomunikasikannya dengan pihak guru. Beliau juga berpesan agar kedisiplinan santri juga bisa ditingkatkan kembali karena terkadang sikap anak selalu berbeda ketika ada di sekolah dan ketika ada di rumah.

Acara ini sangat baik, karena dengan adanya acara ini komunikasi antara orang tua dan pihak sekolah dapat terjalin dengan baik. Sehingga ketika ada masalahpun, orang tua bisa langsung mengomunikasikannya dengan guru. Adapun saya berharap, tingkat kedisiplinannya dapat ditingkatkan kembali karena terkadang sikap di rumah dan di sekolah sangat berbeda.

Rika Arlianti, Orang Tua Fajrian Fatan A.

Bermanfaat Bagi Masyarakat melalui Kegiatan Kerja Bakti

Dalam mewujudkan visi ” Mewujudkan Madrasah yang memberikan pelayanan prima dan membina santri yang bermanfaat bagi masyarakat” dan sesuai dengan agenda dalam kalender pendidikan tahun pelajaran 2016-2017, maka MASANDA terjun langsung ke masyarakat melalui agenda kerja bakti lingkungan pesantren dan sekitar Cijawura Girang Raya. Agenda ini diikuti oleh seluruh santri dari kelas 10 sampai dengan kelas 12.

DSCF2907

Santri sedang membereskan lingkungan sekitar RA. Manba’ul Huda

Kegiatan yang dimulai pada pukul 07.30 ini melibatkan sekira 173 orang santri. Seluruh santri mulai membersihkan lingkungan kelas, kantor, dapur, kamar mandi, teras depan asrama, dan jalan CIjawura Girang.

DSCF2905 DSCF2910Muhammad Fajar, santri kelas 11 IPS menyatakan bahwa kegiatan ini harus lebih ditingkatkan lagi intensitasnya, karena bisa menjadi ajang promosi dan pengenalan MASANDA ke masyarakat yang lain. Pernyataan ini dikuatkan oleh Bayu, santri kelas 10 IPS. Bayu mengatakan bahwa MASANDA selain harus unggul dalam segi prestasi, harus juga unggul dalam hal kebersihan, karena hanya MASANDA yang memberikan perhatian lebih dalam kebersihan lingkungan.

“Acara ini sebetulnya melatih kerja sama, kekompakan dan pastinya kebersihan juga. Seru, soalnya kita bisa kumpul bareng temen-temen dan kakak kelas, ngelakuin acara bareng-bareng yang manfaatnya gede”

Zulfa Milati Sabila R., 10 IPA

“Kegiatan ini melatih kerja sama, kekompakan, dan kebersihan. Selain itu bisa berkumpul dengan kakak kelas untuk melakukan kegiatan yang besar manfaatnya”, ujar Zulfa Milati, santri kelas 10 IPA. Ayi Syifau Rohmah, santri kelas 12 IPS pun mengatakan hal yang sama. Ayi mengatakan bahwa kegiatan ini rame, mempererat silaturahmi dan juga bisa berta’aruf dengan santri yang baru.

“Acaranya rame, bisa mempererat silaturahmi, apalagi sekarang ada santri baru, jadi selain kita bersih-bersih lingkungan kita juga bisa berta’aruf”

Ayi Syifau Rohmah, 12 IPS