Masanda

Photobucket

Sejarah

Di antara fitnah orang yang berilmu (orang alim) ialah berkata-kata lebih disukai daripada mendengar. Padahal mendengar itu lebih selamat daripada berkata-kata karena dalam berkata-kata orang cenderung untuk mengisi, menambah dan mengurangi.
-Yazid bin Abi Habib-

Sejarah Pondok Pesantren Manba’ul Huda

Kiprah Pondok Pesantren Persatuan Islam 110 Manba’ul Huda, sebagai salah satu institusi penyelenggara pendidikan Islam di tengah lingkungan masyarakat Kecamatan Buah Batu Khususnya, dan Kota Bandung Umumnya, telah dapat dirasakan manfaatnya sebagai institusi pendidikan yang terpercaya karena mengedepankan dan menerapkan aspek Ahklakul Karimah (Ahlak yang Mulia) berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah sebagai pedoman hidup.

Kini, keberadaan Pondok Pesantren Persatuan Islam 110 Manba’ul Huda, dalam upaya menanamkan Ruh Islam dalam mensyiarkan Ajaran Islam berdasar Al-Quran dan As-Sunnah, dimulai sejak usia dini. Jenjang pendidikan yang dikelola adalah sejak; Play Group, RA/TK, Madrasah Ibtidaiyyah Sains/SD, Madrasah Diniyyah Ula, Madrasah Tsanawiyyah, dan Madrasah Aliyah/Madrasah Mu’allimin Al-Islamiyyah/SMA.

Sejarah berdirinya Pondok Pesantren Persatuan Islam 110 Manba’ul Huda, adalah merupakan bagian dari sejarah perjuangan semangat hidup KH. Itoh Qomaruddin sekitar tahun 1960-an, sebagai perintis, penebar ajaran yang berdasar Al-Quran dan As-Sunnah, dan sekaligus sebagai perintis Madrasah Manba’ul Huda, yang terletak di jalan Cijawura Girang IV (Kini menjadi gedung SD Persis Az-Zakiyyah).

KH. Itoh Qomaruddin, dalam perjuangannya menebar ajaran Islam yang berlandaskan Al-Quran dan As-Sunnah, berawal dari kegiatan belajar mengaji di rumahnya; Jl. Cijawura Girang IV No. 10 Soekarno Hatta, Bandung. Kala itu, santri-santri yang ikut belajar mengaji hanya terdiri dari anggota keluarganya saja. Seiring dengan berjalannya waktu, lambat laun santri-santri didiknya mulai bertambah, sampai-sampai rumah kediamannya sudah tidak mampu lagi menampung. Pada tahun1963, didirikanlah bangunan madrasah, persis di samping Mesjid Manba’ul Huda, dengan ukuran 10 X 8 m, sebagai tempat kegiatan belajar mengaji.Setelah bangunan madrasah berdiri, ternyata animo masyarakat untuk belajar mengaji semakin hari semakin banyak. Tidak hanya dikalangan anak-anak, para orang tuanya pun akhirnya aktif belajar mengaji, yang diadakan setiap malam jum’at.

Sebagai langkah untuk melakukan regenerasi, kala itu KH. Itoh Qomaruddin mengangkat beberapa Alumni Pesantren Persis Pajagalan tingkat Mu’allimin, sebagai tenaga pengajar guna membantu proses kegiatan belajar mengajar. Hal terbut sengaja beliau lakukan, mengingat generasi penerus yang berdasarkan garis darah keturunannya masih sangat belia untuk diterjunkan langsung dalam pengelolaan madrasah.

KH. Itoh Qomaruddin wafat pada tahun 1983. Sejak saat itu, perjuangan dalam mengelola madrasah dilanjutkan oleh H. Amin Al Husaeni (putra pertama KH. Itoh Qomaruddin, dari enam bersaudara).

Sejak masa kepemimpianan H. Amin Al Husaeni, salah satu agenda utama yang menjadi prioritas utama dalam mengembangkan madrasah adalah pengadaan gedung pendidikan yang representative, sebagai salah satu bentuk jawaban dalam mengatasi masalah ketiadaan ruang belajar. Setelah mendapatkan tanah wakaf seluas 489 m2 dari Ibu Hj. Anikah Qomaruddin (Istri dari KH. Itoh Qomaruddin), dimulailah pembangunan gedung permanen 2 lantai sejumlah 6 lokal. Proses pembangunan dimulai pada tahun 1989, rampung di tahun 1992. Sejak 1992, kegiatan proses belajar mengajar madrasah secara otomatis resmi dipindahkan ke gedung yang baru. Adapun, bangunan lama, dijadikan sebagai perluasan Mesjid Manba’ul Huda.

Pada tahun 1992 didirikan juga jenjang pendidikan untuk tingkat Tajhiziyyah (Tingkat persiapan untuk masuk janjang Tsanawiyyah) sekaligus terjadi perubahan nama dari madrasah Manba’ul Huda, menjadi Pesantren Persatuan Islam Manba’ul Huda. Karena keterbatasan dalam hal sarana dan prasarana serta kurangnya tenaga pengajar dan petugas administrasi, jenjang pendidikan tingkat Tajhiziyyah ditiadakan.

Perkembangan yang menggembirakan, terjadi pada tahun 1996, saat Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Ormas, yang menjadi naungan Manba’ul Huda) memberikan legalitas pengelolaan pendidikan Islam berupa memberikan nomor registrasi Pesantren; No. 110. Peralihan nama pun terjadi menjadi Pesantren Persatuan Islam 110 Manba’ul Huda. Pada tahun itu pula Madrasah Tsanawiyyah diresmikan, dan menyusul pada tahun 1999 jenjang pendidikan tingkat Mu’allimin (MA./MMI) diresmikan oleh PP Persatuan Islam.

Saat ini, Pondok Pesantren Persatuan Islam 110 Manba’ul Huda yang dikelola dibawah naungan Yayasan Manba’ul Huda berdasarkan Akta Notaris dan pejabat pembuat akta tanah R. Sabar Partakoesoema, S.H. berdiri sejak 15 Juli 1999, yang berkedudukan di wilayah Kota Bandung, kini sudah memiliki kurang lebih 500 santri dan 50 tenaga pengajar dan staf administrasi professional. Sampai saat ini, Pondok Pesantren Persatuan Islam 110 Manba’ul Huda senantiasa berbenah diri, baik dari segi managerial, sarana dan pra-sarana penunjang pendidikan maupun dari segi peningkatan kualitas santri, dan asatidz/guru-guru.

***
Visi

“Mewujudkan Layanan Pendidikan Islam yang berkualitas, Maju dalam Prestasi, Mandiri serta ber-Ahlakul Karimah.”

Indikator:

  • Terwujudnya peningkatan kualitas layanan pendidikan Islam, baik yang bersifat akademis maupun non-akademis .
  • Terwujudnya manajemen Pendidikan Islam yang profesional.
  • Terwujudnya kesesuaian standar isi / kurikulum.
  • Terwujudnya santri yang mandiri dan ber-Ahlakul Karimah berdasarkan Al Quran dan As Sunnah.

Misi

Untuk mencapai visi madrasah, misi dari penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran di MASANDA (MA/MMI Manba’ul Huda) diuraikan sebagai berikut:

  • Mewujudkan peningkatan prestasi akademik dan non-akademik santri berdasarkan IMTAQ.
  • Mewujudkan pelayanan pendidikan Islam yang profesional.
  • Mewujudkan kesesuaian standar isi / kurikulum.
  • Mewujudkan insan yang mandiri, cerdas dalam penguasaan IPTEK dan IMTAQ

Tujuan

Tujuan yang diharapkan dari penyelenggaraan pendidikan di MASANDA (MA/MMI Manba’ul Huda) adalah:

  • Melahirkan generasi yang tafaqquh fiddien.
  • Melahirkan generasi yang memiliki wawasan luas di bidang Ilmu Pengetahuan dan Agama Islam.
  • Melahirkan generasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
  • Melahirkan generasi mandiri yang mampu bersaing ditingkat lokal dan global.

MOTTO MASANDA

“Cerdas, Berkepribadian dan Bermanfaat “

FILOSOFI MOTTO MASANDA

  • Cerdas : Berdasarkan Firman Allah SWT Q.S. Al-Mujadalah Ayat: 11: “…niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat…”
  • Berkepribadian : Berdasarkan Firman Allah SWT Q.S. Al Ahzab Ayat: 21 :” Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”
  • Bermanfaat : Berdasarkan Hadits yang berbunyi: “Orang yang terbaik diantara kalian adalah orang yang bermanfaat bagi manusia.”

STRUKTUR ORGANISASI MASANDA

JABATAN NAMA
KETUA YAYASAN : H. Amin Al Husaeni, S.Pd.
KEPALA MADRASAH : Rosihan Fahmi, M. Hum.
DEWAN / KOMITE SEKOLAH : H. Apep Kurniawan
TATA USAHA
- Bagian Administrasi & Keuangan : Hj. Fini Ruqoyah
- Bagian Tata Usaha & Piket : Emi Ratnasari, S.Si.
PEMBANTU KEPALA MADRASAH
- Bagian Kurikulum Umum : Iwan Rosadi, M.Pd.
- Bagian Kurikulum Pesantren : Agus Rosyidin, S.Pd.
- Bagian Kesantrian : Uden Wilden
- Bagian Sarana & Prasarana : Drs. Endang Hidayatullah
- Bagian Humas : Huzaeni Ridwan
KEPALA PERPUSTAKAAN : H. Rasyid Ridlo, M.Ag.
BIMBINGAN KONSELING : Hj. Ifa Rufaidah, S.Ag
WALI KELAS
- Kelas X : Hj. Ifa Rufaidah, S.Ag.
- Kelas XI : Emi Ratnasari, S.Si.
- Kelas XII : Agus Rosyidin, S.Pd.

IDENTITAS MADRASAH

NAMA MADRASAH : MA/MMI MANBA’UL HUDA
NO. STATISTIK MADRASAH : 31.2.327309695
TANGGAL PENDIRIAN : 14 Februari 2001
NO/TGL SK TERAKHIR STATUS SEKOLAH : D/Wi/MA/114/2001
STATUS MADRASAH : Swasta
ALAMAT : Jl. Cijawura Girang IV No. 16
RT/RW : 04/14
TELPON : 022-7513062
KELURAHAN : Sekejati
KECAMATAN : Buahbatu
KOTA : Bandung
PROVINSI : Jawa Barat
KODE POS : 40286
LUAS TANAH : 835,26 m2
LUAS TANAH : 329 m2
STATUS AKREDITASI : “C”
SK AKREDITASI : 0/KW.10.4/MA/19/013/2006
IZIN OPERASIONAL : Wi/1/PP.00.6/362/2001
WEB SITE : http://mmi.manbaul-huda.com
E-MAIL : masanda.ok@gmail.com
NAMA KEPALA : Rosihan Fahmi, M.Hum
SK KEPALA : Nomor: 05/SK/YMH/IX/2008
ANGGOTA KKM : MAN 2, Cibiru, Bandung.
NAMA YAYASAN : Manba’ul Huda
SK YAYASAN : No. 40 tanggal 15 Juli 1999 (Notaris R. Sabar  Partakoesoema, SH)
ALAMAT : Jl. Cijawura Girang IV No. 21 Bandung.
KETUA YAYASAN : H. Amin Al Husaeni S.PdI

PETA LOKASI

Photobucket

OFFICE:
Jl. Cijawura Girang IV No. 16
Soekarno-Hatta Bandung. 40286 Tlp. (022) 751 3062

e-mail: masanda.ok@gmail.com

website: www.mmi.manbaul-huda.com