Tentang Masanda

MAS/MU’ALLIMIN MANBA’UL HUDA

VISI
“MEWUJUDKAN MADRASAH YANG MEMBERIKAN PELAYANAN PRIMA DAN MEMBINA SANTRI YANG BERMANFAAT DI MASYARAKAT.”

MISI
1. MEWUJUDKAN TERTIB ADMINISTRASI MADRASAH
2. MEWUJUDKAN KESESUAIN STANDAR KURIKULUM MADRASAH
3. MEWUJUDKAN LAYANAN PRIMA BAGI CIVITAS MADRASAH
4. MEWUJUDKAN KEMAMPUAN DASAR-DASAR AGAMA ISLAM DAN IPTEK
5 MEWUJUDKAN RELEVANSI ANTARA KEMAMPUAN DAN KEMAUAN SANTRI

KILAS SEJARAH PONPES PERSATUAN ISLAM 110 MANBA’UL HUDA

Kiprah Pondok Pesantren Persatuan Islam 110 Manba’ul Huda, sebagai salah satu institusi penyelenggara pendidikan Islam di tengah lingkungan masyarakat Kecamatan Buah Batu khususnya, dan Kota Bandung umumnya, telah dapat dirasakan manfaatnya sebagai institusi pendidikan yang terpercaya karena mengedepankan dan menerapkan aspek Ahklakul Karimah (Ahlak yang Mulia) berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah sebagai pedoman hidup.
Kini, keberadaan Pondok Pesantren Persatuan Islam 110 Manba’ul Huda, dalam upaya menanamkan Ruh Islam dalam mensyiarkan Ajaran Islam berdasar Al-Quran dan As-Sunnah, dimulai sejak usia dini. Jenjang pendidikan yang dikelola adalah sejak; Play Group, RA/TK, Madrasah Ibtidaiyyah Sains/SD, Madrasah Diniyyah Ula, Madrasah Tsanawiyyah, dan Madrasah Aliyah/Mu’allimin.
Sejarah berdirinya Pondok Pesantren Persatuan Islam 110 Manba’ul Huda, adalah merupakan bagian dari sejarah perjuangan semangat hidup KH. Itoh Qomaruddin sekitar tahun 1960-an, sebagai perintis, penebar ajaran yang berdasar Al-Quran dan As-Sunnah, dan sekaligus sebagai perintis Madrasah Manba’ul Huda, yang terletak di jalan Cijawura Girang IV (Kini menjadi gedung SD Persis Az-Zakiyyah).

KH. Itoh Qomaruddin wafat pada tahun 1983. Sejak saat itu, perjuangan dalam mengelola madrasah dilanjutkan oleh H. Amin Al Husaeni (putra pertama KH. Itoh Qomaruddin, dari enam bersaudara).
Sejak masa kepemimpianan H. Amin Al Husaeni, salah satu agenda utama yang menjadi prioritas utama dalam mengembangkan madrasah adalah pengadaan gedung pendidikan yang representative, sebagai salah satu bentuk jawaban dalam mengatasi masalah ketiadaan ruang belajar. Setelah mendapatkan tanah wakaf pertama seluas 489 m2 dari Ibu Hj. Anikah Qomaruddin (Istri dari KH. Itoh Qomaruddin), dimulailah pembangunan gedung permanen 2 lantai sejumlah 6 lokal. Proses pembangunan dimulai pada tahun 1989, rampung di tahun 1992. Sejak 1992, kegiatan proses belajar mengajar madrasah secara otomatis resmi dipindahkan ke gedung yang baru. Adapun, bangunan lama, dijadikan sebagai perluasan Mesjid Manba’ul Huda.

Perkembangan yang menggembirakan, terjadi pada tahun 1996, saat Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Ormas, yang menjadi naungan Manba’ul Huda) memberikan legalitas pengelolaan pendidikan Islam berupa memberikan nomor registrasi Pesantren; No. 110. Peralihan nama pun terjadi menjadi Pesantren Persatuan Islam 110 Manba’ul Huda. Pada tahun itu pula Madrasah Tsanawiyyah diresmikan, dan menyusul pada tahun 1999 jenjang pendidikan tingkat Mu’allimin/Aliyah diresmikan oleh PP Persatuan Islam.
Di bawah kepemimpinan Ust. Rofik Husen,pada tahun 2001 jenjang Aliyah Manba’ul Huda mendapatkan Piagam Pendirian Madrasah Swasta berdasarkan keputusan Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Propinsi Jawa Barat Nomor: Wi/I/PP.00.6/361/2001 tanggal 14 Pebruari 2001 MAS. Dengan status Terdaftar dan diberikan Nomor Statistik Madrasah (NSM): 312327309695

Pada 20 Maret Tahun 2006, merupakan langkah pengembangan madrasah aliyah sejalan dengan proses akreditasi MAS. Manba’ul Huda dengan dengan peringkat “C”(Cukup), berdasarkan Piagam Akreditasi Madrasah Aliyah dengan Nomor: C/Kw. 10.4/MA/19/013/2006
Pada tahun 2008, terjadi peralihan jabatan Kepala Madrasah Aliyah dari Us. Rofik Husen, S.Ip kepada Rosihan Fahmi, S.Ag., M.Hum berdasarkan Surat Keputusan dari pihak Yayasan Manba’ul Huda dengan nomor:05/SK/YMH/VII/2008 yang ditetapkan pada tanggal 1 Juli 2008.

Alhamdulillah, selama masa kepemimpinan Kepala Madrasah Ust. Rofik Husein, S.Ip., MAS.Manba’ul Huda telah meluluskan 7 angkatan.
Pada masa kepemimpinan Rosihan Fahmi, S.Ag., M.Hum, proses pengembangan tertuju pada pengadaan Gedung Madrasah yang mandiri, pembenahan kurikulum madrasah, serta pelayanan civitas madrasah aliyah/mu’allimin. Seiring proses masa pembenahan dan penyesuaian sistem dan kultur pendidikan madrasah, pada tanggal 14 November 2013 MAS.Manba’ul Huda berhasil mendapatkan Serifikat Akreditasi Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah yang dikeluarkan oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) berdasarkan SK peneapan Hasil Akrediasi BAP-S/M Nomor:02.00/323/BAP-SM/XI/2013 dengan hasil nilai 83.01 peringka “B” (Baik) yang ditetapkan di Bandung, 14 November 2013

gambar rencana gedung masanda

Kini MAS.Manba’ul Huda dalam ikhtiar memakmurkan Madrasah jenjang Aliyah sekaligus Pondok Pesantren Persatuan Islam 110 Manba’ul Huda sampai saat ini baru mewujudkan 4 lokal Ruang Belajar dan kultur pembelajaran yang representatif dan sejumlah prestasi yang didudukung dengan sejumlah tenaga pengajar yang loyal dan tanpa kenal lelah untuk terus berbenah diri menuju madrasah yang lebih baik.